Tips Menjaga Hafalan

“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (Sunnah Nabimu). Sesungguhnya, Allah adalah Mahalembut lagi Maha Mengetahui.” [QS al-Ahzab: 34]

“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” [HR. Tirmidzi]

Hafalan quran merupakan sesuatu yang sangat berharga. Sangat rugi apabila kita kehilangan ayat-ayat yang pernah kita hafal. Bahkan ulama mengatakan perihal mana yang lebih penting: menambah hafalan atau menjaga hafalan, maka yang perlu diprioritaskan adalah menjaga hafalan. Tentu sangat utama apabila kita bisa konsisten menambah hafalan dan juga tetap menjaga yang sudah dihafal dengan baik.

Banyak sekali cara-cara untuk menjaga hafalan quran. Ada beberapa buku yang membahas tentang itu. Pada tulisan ini, saya hanya akan membagi kiat menjaga hafalan yang selama ini saya praktekan dan, alhamdulillah, cukup manjur  bagi saya dalam menjaga hafalan quran yang saya miliki. Intinya adalah, isi waktu ‘bengong’ (dimana tidak memungkinkan untuk mengerjakan suatu aktivitas lain) dengan mengulang-ulang hafalan.

Tips yang pertama: ketika dalam perjalanan (ke kampus atau pulang ke kosan misalnya) baik berjalan kaki maupun naik kendaraan, temani perjalanan kita dengan lantunan ayat-ayat yang sudah kita hafalkan. Tanpa terasa dengan cara itu, saat sampai ke tempat tujuan kita sudah berhasil mengulang setengah sampai satu juz hafalan.

Kiat yang kedua: misalkan kita terbiasa olahraga lari pagi, iringi derap lari kita dengan mengulang hafalan. Jika kita memiliki hafalan satu juz, maka jangan berhenti berlari sebelum selesai mengulang satu juz. Atau jika kita menargetkan lari 3 km, maka selama lari kita mengulang hafalan, kemudian jika belum selesai sebanyak jumlah ayat yang dihafal, lanjutkan mengulang hafalan saat duduk atau istirahat sehabis lari.

Demikian, mudah-mudahan tips sederhana ini bisa membantu dalam menjaga hafalan quran.

15 Comments

Filed under Islam

15 responses to “Tips Menjaga Hafalan

  1. sangbintang

    kak, setau saya hafidz itu adalah “orang orang pilihan”. mereka yang bersungguh sungguh, menjaga hati dan keimanannya. perbuatan dosa yang kita lakukan juga mempengaruhi hafalan bukan kak?= =a

  2. imam syafi’i pernah mengadu kepada gurunya karena kehilangan hafalan, kemudian gurunya menjelaskan bahwa itu adalah akibat dari kemaksiatan yg dilakukannya (yang konon diriwayatkan maksiatnya berupa tanpa sengaja melihat betis seorang wanita).

    seorang ulama bernama waki’ bin al-jarrah dikenal memiliki ingatan yang kuat. beliau ditanya tentang obat agar memiliki ingatan yang kuat. beliau menjawab, “jauhi maksiat.”

    “sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-quran dan sesungguhnya Kami pula yg akan menjaganya.” [QS Al-Hijr (15) : 9]

    sebuah penafsiran dari segi kebahasaan yaitu jika Allah menggunakan kata ganti ‘Kami’ berarti dalam konteksnya Allah akan melibatkan makhluqnya. dari ayat di atas ditafsirkan bahwa dalam penurunan alquran, Allah melibatkan makhluqNya yaitu malaikat jibril. dalam penjagaan alquran, Allah juga melibatkan orang yang beriman sebagai penghafal alquran.

    maka jika kita ingin diberi nikmat oleh Allah berupa interaksi yang kuat dengan quran, yang salah satunya adalah mendapat kehormatan sebagai penjaga/penghafal quran, maka kita harus terus menjaga dan meningkatkan kualitas keimanan kita. coba simak pendapat ahlus sunnah bahwa iman adalah:

    “Membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, diperbuat dengan anggota badan, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.”

    akhirnya menjadi jelas bahwa kemaksiatan akan mengurangi kualitas keimanan. dan dampaknya adalah juga menurunkan kualitas interaksi kita dengan alquran. termasuk akan mengganggu hafalan sebagaimana tersebut pada dua kisah di awal.

    semoga bisa menjawab ya.

    insyAllah saya akan tulis juga tentang ‘maksiat dan dampaknya’ di blog ini.

    kita sama-sama berdoa agar senantiasa bisa menjauhi maksiat dan ditambah keimanan sehingga bisa menghafal quran dengan baik. amin.

    wAllahu a’lam.

  3. sangbintang

    iyah kak.. makasih banyak jawabannyah :)menginspirasi banget🙂

  4. sangbintang

    hei, ternyata pertanyaan juga bisa jadi manfaat ^_^’ kya…

    • dan subhanAllah,
      comment jg bisa jd manfaat..

      ketika membaca comment persis di atas ini, saya teringat sebuah penggalan: “kunci ilmu adalah bertanya”,
      tapi saya lupa apakah ini ayat ataukah hadits ataukah perkataan ulama ataukah kata bijak biasa,
      kemudian saya iseng search google dg keyword itu,
      alhamdulillah dijodohkan dengan sebuah tulisan di blog yg bagus sekali,
      link-nya:

      http://ghuroba.blogsome.com/2006/11/15/25/

      disitu dicantumkan antara lain:

      “Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.” [QS An-Nahl : 43]

      “…karena sesungguhnya obatnya ketidakpahaman adalah bertanya.” [HR Abu Dawud di Ath Thohaaroh no. 336 dan Ibnu Majah no. 572, dan ini hadits yang hasan (lihat Jaami’ul Ushuul 7/263)]

      Dari ‘A`isyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Semoga Allah merahmati wanita Anshar, rasa malu tidak menghalangi mereka untuk menanyakan perkara agama mereka.” [diriwayatkan oleh Al Bukhori – Kitaab Al ‘Ilm – bab Al Hayaa` fil ‘Ilmi – 1/41]

      Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Tambahannya ilmu adalah dengan mencarinya, sedangkan untuk mendapatkan ilmu adalah dengan bertanya.” [Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi 1/87]

      Dikatakan kepada Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, “Dengan apa engkau mendapatkan ilmu?” Beliau menjawab, “Dengan lisan yang sering bertanya dan hati yang cerdas.” [Ta’liimul Muta’allim karya Az Zarnuji halaman 106]

      Dari Ibnu Syihab, beliau berkata, “Ilmu itu perbendaharaan-perbendaharaan, dan kunci-kuncinya adalah bertanya.” [Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi 1/89]

      jazakillah khayr..

  5. Pingback: Tahfidz Al-Quran » Blog Archive » Tips Menjaga Hafalan

  6. vivi

    aslm..
    vi mw nanya, vi jga pngen hfl Al-Qur’an, tpi lngkunagan vi gk mndukung, gmna cranya spya vi bsa jga hflan kta di tngah2 lingkungan yg gk mendukung kita.

    • Wa`alaykumussalam Wr. Wb.

      Saran sy, kalau memang lingkungan tdk mendukung dan tdk memungkinkan utk mencari lingkungan yg mendukung, Mbak Vivi harus bisa menjaga semangat dan komitmen utk menghafal, serta konsisten berusaha.

      Siasati dg mandiri. Misalnya dg selalu menyetel murottal surat/ayat yg sedang ingin dihafal (di player, laptop, komputer tempat kerja). Juga buat slot khusus utk menghafal, contohnya hari minggu pagi selama 2 jam. Dll.

      Yakinlah, Allah akan memudahkan siapa yg ingin mempelajari Al-Qur’an.🙂

  7. faisal

    ka kira-kira butuh berapa lama untuk benar-benar bisa hafal al-qur’an? ada tips-tips mempercepat hafalan al qur’an? terakhir,kalo kita memforsir hafalan…misalkan 1 hari 4 lembar,apakah baik?

  8. jon

    according to you for me “my is man fast borring” how to me learn al-quran?

  9. Bahirul Amali

    aslmkm. syukron tips2x…..oia bole saya copy tips2 ini untuk bahan tulisan dan ajar ana ….syukron sebelumnya….:)

  10. faiq

    kag,..
    da cara membagi waktu untuk yG skulah sambil menghafal?????

    • Kuncinya harus bisa menyediakan waktu khusus dalam menghafal. Tentu setiap pribadi berbeda-beda sesuai dengan aktivitasnya. Jangan biarkan diri bersandar dan berdalih dengan kesibukan, karena semua orang punya kesibukan yang tidak akan habis-habis sampai hidup berakhir. Yang terpenting, alokasikan untuk konsisten dalam hal-hal berikut:
      1. Meluruskan niat
      2. Bersungguh-sungguh (usaha menambah hafalan, beramal dengan yang mendukung serta menjauhi hal yang menghambat)
      3. Rajin mengulang hafalan (idealnya dalam seminggu, semua yang kita hafal harus bisa terulang penuh)
      4. Do’a
      Semoga Allah menjadikan kita diantara pengemban Al-Qur’an. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s