Isi blog ini juga saya buat dalam bentuk pdf (buku kecil). Silakan klik kanan lalu ’save link as’ pada link di bawah ini:
14 December 2009
Kuntum Bunga Idul Adha
Johor, Jum`at 27 November 2009, waktu dhuha.
Lagi, hari raya kulalui tanpa dampingan keluarga. Kali ini aku dan rekan-rekan mengunjungi pemukiman warga Indonesia untuk merayakan Idul Adha. Rangkaian acara penyemarakkan hari raya haji tahun ini antara lain seperti takbiran, shalat ied, jamuan, pengajian, dan qurban, menjadi agenda kami sebagai panitia. (lengkapnya baca disini).
Begitulah, baik sekarang maupun hari-hari biasa lainnya. Membina, dakwah, berbagi kebahagiaan, dan menyikapi kedukaan bersama ‘keluarga baru’ (dari kalangan pelajar/akademisi, profesional/expat, serta TKI) merupakan hal yang mewarnai kehidupan kami di negeri orang. Murobbi-ku disini mengatakan bahwa, sebagai aktivis, sudah menjadi karakter dan tugas kita untuk selalu menebar rahmat bagi sekitar serta berperan positif dimanapun berada. Yang pelajar jangan hanya mengejar kecemerlangan ilmiah pribadi. Yang profesional jangan sebatas menjajaki karir. Yang TKI jangan semata mencari nafkah. Ingat, di atas semua profesi itu, kita adalah juga seorang da`i. Inilah yang memberi nilai lebih bagi diri kita. (selanjutnya baca disana).
Hari itu, kegiatan dilaksanakan di kebun bunga. Di sela-sela acara, aku menyempatkan diri untuk berjalan-jalan menikmati keindahan bunga-bunga yang tumbuh. Sejenis bunga mencuri perhatianku. Bunga anggrek ungu berbentuk bintang. Hmm, ‘bunga’, ‘anggrek’, ‘ungu’, dan ‘bintang’. Kombinasi yang mengagumkan, pikirku.
13 November 2009
Adab Bercanda dan Bergurau
Muqaddimah
Islam adalah agama yang peripurna. Segala hal dalam kehidupan ini, mendapat porsi dalam Islam. Islam adalah diin al-adab, atau agama yang mengajarkan norma-norma luhur dan suci bagi umat manusia. Salah satu hal terkait norma-norma yang diajarkan Islam adalah adab berbicara. Allah menciptakan umat manusia dengan dua telinga dan satu mulut agar mereka lebih banyak mendengar daripada berbicara. Berbicaralah sedikit saja tetapi mengena, berkualitas, dan bermakna, daripada berbicara panjang lebar tidak jelas manfaatnya. Allah berfirman,
Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang dalam shalatnya selalu khusyu`. Dan orang-orang yang dari hal yang tidak berguna mereka selalu bepaling. [QS Al-Mu`minun (23) : 1-3]
Mukmin yang seperti ini adalah mukmin yang memiliki sifat-sifat yang dekat kepada Rasulullah, di mana diamnya adalah fikir, ucapannya adalah dzikir, dan amalnya adalah keteladanan.
Keep reading →
13 November 2009
Seratus Mimpi
Johor, 10 November 2009, mengenang Hari Pahlawan Indonesia.
Wahai pahlawan, kisahmu seolah meninggalkan pesan. Yakni hidup adalah rangkaian cerita; Buatlah hidupmu menjadi cerita terbaik yang tertulis dengan tinta emas..
Seseorang di belantara world-wide-web pernah berkata, “Tulislah impianmu dengan sebuah pensil dan berikan penghapusnya pada Allah. Izinkan Dia menghapus bagian yang salah dan menggantinya dengan rencana-Nya yang indah..”
“Pemimpi adalah orang yang membawa mimpinya hanya sampai di ujung tidurnya; sedangkan pemimpin adalah orang yang berani berjuang untuk merealisasikan mimpinya dalam kenyataan serta mempu mengkomunikasikan mimpinya kepada orang lain sehingga bisa mewujudkan mimpi bersama..”
Mengingat saran dari beberapa teman, kucoba menyusun seratus mimpi dalam kehidupan dunia. Cita-cita yang tertancap menjadi sebuah azam, yang akan kuperjuangkan lewat ikhtiar, yang selalu kuharap dengan tawakkal, yang senantiasa kuiringi dalam do`a. Mungkin ada yang tampak ‘konyol’, tapi seperti kata Musashi dalam komik Vagabond, “Orang bisa saja menertawakan, tapi langit tidak akan tertawa..”
Bismillah. “..Kemudian apabila kamu telah ber-azam (membulatkan tekad), maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” [QS Ali Imran (3) : 159]. These are my whislists (random chronological/priority order):
Keep reading →
27 October 2009
Mengenal Thoriq Qur’an
Dalam pembelajaran pembacaan Al-Qur’an ada istilah yang disebut ‘Thoriq’. Mengenai Thoriq/Thoriqoh/Tarekat ini, barangkali frasa yang lebih familiar di telinga adalah yang terkait aliran dalam ajaran tasawuf/sufisme, misalnya Tarekat Naqsyabandiyah, Tarekat Qadiriyah, Tarekat Hashafiyyah, dan lain-lain. Nama tarekat biasanya menggunakan nama guru yang mengajarkan atau yang menjadi rujukan dalam aliran. Bisa dibilang, Thoriq Qur’an pun secara mekanisme mirip seperti itu.
Thoriq adalah tingkatan ketiga pada hirarki madzhab membaca Al-Qur’an. Urutannya yaitu: Qiro’at, Riwayat, kemudian Thoriq. Madzhab yang populer di Indonesia adalah Qiro’at-`Ashim Riwayat-Hafsh Thoriq-Syathibi. Selain itu dapat juga berjuluk Riwayat Hafsh `an `Ashim min Thoriq Syathibiyyah.
Keep reading →
26 October 2009
Dengki dan Konsekuensinya
Hasad (dengki) adalah benci terhadap hal keni`matan yang Allah berikan kepada orang lain. Baik itu berkeinginan hilangnya ni`mat tersebut maupun tidak (hanya sebatas tidak suka). Definisi yang seperti ini juga dipaparkan oleh Ibnu Taimiyyah rahimahulloh.
Kadangkala, hasad ini sulit dihindari oleh manusia karena bisa saja muncul secara tiba-tiba. Jika hasad maka jangan diikuti terus perasaan itu. Apabila seorang merasakan dalam hati ada hasad kepada orang lain maka jangan sampai rasa itu mendorongnya untuk berbuat zhalim, baik dengan perkataan (ghibah, fitnah, dll.) maupun perbuatan.
Orang yang hasad sekaligus terjerumus pada beberapa kesalahan berikut:
Keep reading →
25 September 2009
Tidak Ada Islam dalam Film-Film Islam
Menampilkan film bertajuk Islam (atau minimal menyajikan setting dan cerita yang memberikan deskripsi Islam) adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Sedikit banyak pemirsa akan menarik image terhadap Islam dari film-film seperti itu. Akan fatal akibatnya jika film berlabel ‘Islami’ tersebut ternyata malah menayangkan hal-hal yang justru bertentangan dengan nilai-nilai Islam itu sendiri. Bisa-bisa orang akan mengira dan menyimpulkan bahwa seperti itulah Islam. Padahal mungkin sebaliknya.
Saya pernah mengetahui bahwa di luar negeri, pembuatan film diawali riset intensif, tidak hanya terhadap pangsa pasar, tapi juga terhadap keabsahan cerita yang akan dibawakan. Hendaknya para penggarap ‘Film Islami’ juga bertindak seperti itu. Kaji secara serius nilai-nilai yang diskenariokan. Diskusikan dengan pakar yang kompeten dari pihak ulama dan/atau cendekiawan muslim. Jangan hanya memanfaatkan label ‘Islam’ untuk mendongkrak rating dan popularitas saja. Keep reading →
14 September 2009
Puasa dan Tingkatan Agama
Dalam berislam, dikenal adanya tingkatan-tingkatan. Setiap orang akan memperoleh konsekuensi sesuai tingkatannya secara adil dengan ukuran ke-MahaBijaksana-an Allah.
(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. [QS Ali-Imran (3) : 163]
Seorang `alim yang melakukan kesalahan sengaja padahal ia tahu bahwa hal itu salah, tentu saja balasan dosanya akan berbeda dengan seorang awam yang melakukan kesalahan sama tetapi ia tidak tahu (secara ilmu) bahwa hal itu salah. Keep reading →
14 September 2009
Tadzakkur Gempa
Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi, gedung 20 lantai 4, ruang 406, LIPI, Rabu 2 September 2009, jelang waktu `ashr.
Mouse komputer begetar walaupun tergenggam aman oleh telapak kananku. Tanpa sempat heran, ruangan yang serta-merta bergoncang memaksaku bangkit dari meja kerja. Sore itu, gempa serentak melanda dengan pusatnya di laut selatan Tasikmalaya.
Panik, seisi gedung bergegas berusaha keluar. Hal yang wajar. Di tengah situasi itu, Aku sempat mengamati suasana. Sebagian berteriak-teriak tidak jelas. Sebagian memekik-mekik takbir dan istighfar. Sebagian membantu dan mengarahkan evakuasi. Sebagian lagi nampak tenang wajahnya, namun tetap cekatan. Keep reading →
14 September 2009
Menjawab Pertanyaan Kehidupan
Aku diajari, jika satu ketika muncul pertanyaan tentang kehidupan di benak ini, maka carilah jawabannya di Al-Qur’an. Namun bila kau tidak menemukan jawaban padanya, bukan berarti Al-Qur’an tidak menjelaskan, tapi ilmumu yang belum sampai. Bertanyalah pada ahli Al-Qur’an dan/atau belajarlah lebih dalam lagi.
Karena orang yang lebih mengandalkan dan mendahulukan pemikiran/filosofi/akalnya daripada Al-Qur’an dan As-Sunnah akan rentan tertipu oleh fatamorgana. Dianggapnya benar padahal tersalah karena syubhat. Dikiranya baik padahal tersia-sia oleh hawa nafsu/syahwat.
14 September 2009
Tafakkur Tentang Bintang (trilogi)
Lab IC Design, gedung PAU lantai 4, Sabtu 20 Juni 2009 03:48am.
3 o’clock coffee break: waktu rehat sejenak di sela pekerjaan panjang malam itu.
Bismillah ar-Rahman ar-Rahim,
for all of the stars that shining on me..
…Dan apabila dikatakan, “berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat… [QS Al-Mujadilah (58) : 11]
Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari pengetahuan, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. [HR Muslim]
Yang dicetak miring di atas adalah tulisan yang kuketikkan di ‘Lembar Persembahan’ buku Tugas Akhir yang kususun. Empat tahun perjalanan di kampus ITB ini kudedikasikan untuk semua bintang yang menyinariku. Segenap pihak yang menjadi sumber asa dan inspirasi bagiku untuk terus berjuang. Keep reading →

