Blog ini Versi pdf

Isi blog ini juga saya buat dalam bentuk pdf (buku kecil). Silakan klik kanan lalu ‘save link as’ pada link di bawah ini:

The Chronicle of Muttakin.pdf

3 Comments

Filed under Umum

Allah Never Neglects His People

Taken from Shahih Bukhari, Volume 4, Book 55 (Prophets), Number 583

Narrated Ibn Abbas:

The first lady to use a girdle was the mother of Ishmael. She used a girdle so that she might hide her tracks from Sarah. Abraham brought her and her son Ishmael while she was suckling him, to a place near the Ka’ba under a tree on the spot of Zam-zam, at the highest place in the mosque. During those days there was nobody in Mecca, nor was there any water So he made them sit over there and placed near them a leather bag containing some dates, and a small water-skin containing some water, and set out homeward. Ishmael’s mother followed him saying, “O Abraham! Where are you going, leaving us in this valley where there is no person whose company we may enjoy, nor is there anything (to enjoy)?” She repeated that to him many times, but he did not look back at her Then she asked him, “Has Allah ordered you to do so?” He said, “Yes.” She said, “Then He will not neglect us,” Continue reading

Leave a Comment

Filed under Islam

Rukun Membaca Al-Qur’an

Jika perkara ibadah seperti wudhu’, shalat, puasa, dan lainnya memilki rukun-rukun, maka tilawah Al-Qur’an sebagai ibadah pun mempunyai rukun. Ibadah membaca Al-Qur’an bisa dianggap ‘sah’ jika memenuhi rukun-rukunnya. Setidaknya ada tiga hal minimal yang harus dipenuhi dalam amalan Qur’an, yaitu: niat, qira’at, dan tartil. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Islam

Kuntum Bunga Idul Adha (2)

Kuntum bunga yang kulihat dua tahun lalu itu,,
masih terkenang di hati,,
selalu,,
mungkin seumur hidup..

Idul Adha kali ini membuatku ingin menulis sesuatu untuk diriku. Seperti halnya di tahun sebelum tahun kemarin, ketika bunga anggrek ungu berbentuk bintang menyambut awal-awal penjelajahanku ke negeri yang lain. What’ve I done..

Pengorbanan: tema yang selalu terangkat dalam Hari Raya Qurban. Kekasih Allah itu, Ibrahim a.s., meninggalkan kisah yang amat dalam supaya diteladani. Tatkala beliau menguatkan hati tanpa ragu untuk merelakan anaknya. The one whom he loves the most in this world..

Di dunia ini hakikatnya tidak ada yang dimiliki, tak peduli seberapapun kecintaan kita padanya. Lahir dan mati sendiri tanpa membawa materi maupun persona.  Satu masa harta bisa melimpah; masa yang lain rezeki bisa menyempit. Satu episode badan sehat; episode yang lain tubuh sakit. Satu rentang penuh progress; rentang yang lain stagnan. Satu waktu senang; waktu yang lain sedih. One time being trusted and getting along with; another time being untrusted and getting left behind..

Nabi s.a.w mengingatkan bahwa hidup memang seperti perjalanan. Apa yang di sekitar adalah sekadar peluang amal. Apa yang diraih adalah sebatas perbekalan. Untuk setiap tapak yang terjejak akan dinilai. Sebagaimana sebuah perjalanan dimana yang dinanti adalah waktu pulang ke rumah: ke surga. Dengan prasyarat hati yang selamat dari penyekutuan terhadap ilahi, serta bebas dari kezhaliman dan ketidakridhoan teman seperjalanan: sesama manusia. How much more will I have to go through, before my heart is forgiven?

Aku sadar telah banyak menyakiti orang lain. Kucoba mencurahkan semua perasaan dan kepedulianku, namun malah menimpakan penderitaan. Itu terasa sakit yang traumatis. Mungkin segala hal dan waktu yang terbagi dengan ketulusan ternyata tidak berarti lagi. The memories restrain my steps, I cannot choose my next destination..

Aku tahu bahwa aku sama sekali tidak berhak meminta orang lain mengerti yang kurasakan. Tapi situasi yang bahkan aku tidak memiliki izin untuk memperbaiki apapun ini sungguh membuatku larut. I’m always searching for a chance to appear somewhere, sometime..

Sahabat Umar r.a. pernah bercurhat, “Seandainya bukan karena tiga hal maka aku tidak suka hidup di dunia ini, yaitu: berjuang di jalan Allah, melewati malam-malam dengan banyak beribadah dan bergaul bersama orang-orang yang memilih pembicaraan yang baik.” Mengingat ungkapan itu serta-merta gumamanku terlintas, “Kalau bukan karena mempelajari dan mengajarkan ilmu dan Al-Qur’an, serta menghabiskan kemanfaatanku kepada dunia, maka sudah hilang keinginan hatiku berlama-lama menjalani hidup.” If my wish were to come true, I would put everything on the line..

Hari-hari ini pula, di sembilan tahun yang lalu, aku menghadap kesana. Sebenar-benarnya aku bersaksi bahwa Allah tidak pernah menyia-nyiakan niat dan ikhtiar hamba-Nya, juga tidak akan mencampakkan munajat hamba-Nya. Aku ingin mengadu lagi. Ingin kembali agar bisa memohon ampun lagi. Karena sejak itu hingga kini, betapa buruk dan bersalahnya diriku yang kurang bersyukur. Kepada-Nya dan kepada semuanya. Sungguh rendah dan inferiornya aku yang tidak ada apa-apanya dan bukan siapa-siapa. So please, one at a time, don’t disappear, I still believe..


Aku sangat berharap supaya tetap dalam petunjuk-Mu, selalu percaya dan yakin pada firman-Mu,,

“Tidaklah pantas bagi laki-laki yang beriman dan tidak pula bagi wanita yang beriman apabila Allah dan rasul-Nya telah memutuskan suatu perkara akan ada pilihan lain bagi mereka.”
[QS 33:36]

“Yaitu tatkala ia (Zakaria) berdoa kepada Rabb-nya dengan suara yang lembut. Ia berkata, ‘Ya Rabb, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Rabb.’”
[QS 19:3-4]

“Demi waktu dhuha.
Dan demi malam tatkala sunyi.
Rabb-mu tidak meninggalkanmu dan tidak benci kepadamu.
Sesungguhnya akhirat itu lebih baik bagimu daripada dunia.
Dan kelak Rabb-mu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga kamu ridha.
Bukankah dia mendapatimu sebatang-kara lalu Dia melindungimu.
Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan dia mendapatimu berkekurangan lalu Dia memberikan kecukupan.
Terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
Dan terhadap orang yang meminta-minta maka janganlah kamu menghardiknya.
Dan terhadap nikmat Rabb-mu hendaklah kamu nyatakan kesyukuranmu.”
[QS 93:1-11]

Kuntum bunga yang kulihat dua tahun lalu itu,,
tidak akan hilang dari hati,,
selalu,,
mungkin seumur hidup..

Really.
I beg your pardon..
I’m sorry…

(Ditulis ditengah kesunyian malam bulan Dzulhijjah. Untuk orang-orang yang kusayangi, disana.. One more time, one more chance..)

Leave a Comment

Filed under Diary

Ibadah yang Paling Utama

*Disalin dari pembahasan Ibnu Qayyim dalam Madarijus Salikin, yang dicantumkan oleh pen-tahqiq kitab Latha`iful Ma’arif, karya Ibnu Rajab Al-Hanbali

Ibadah yang paling utama adalah beramal berdasarkan keridhaan Allah pada setiap waktu sesuai dengan tuntutan dan posisinya ketika itu. Ibadah paling utama pada saat jihad adalah jihad itu sendiri, sekalipun harus meninggalkan beberapa wirid yang biasa dilakukan, shalat malam, puasa sunnah di siang hari, bahkan tidak melakukan shalat fardhu secara sempurna seperti yang dilakukan dalam keadaan aman.

Ibadah yang paling utama pada saat kedatangan tamu adalah memenuhi haknya dan meninggalkan wirid yang sunnah untuk menghormatinya. Demikian pula halnya dengan hak istri dan keluarga. Ibadah yang paling utama ketika penuntut ilmu membutuhkan bimbingan dan mengajari orang yang bodoh adalah kepedulian untuk mengajarinya dan menyibukkan diri dengannya. Ibadah yang paling utama saat dikumandangkan adzan adalah meninggalkan wirid yang sedang dilakukannya dan menyibukkan diri dengan menjawab seruan muadzin. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Islam

Rasa Malu yang Terpuji

*disadur dari kitab “Jami’ul ‘Ulum wal Hikam”, Ibnu Rajab Al-Hanbali.

Dari Abu Mas`ud Al-Badri Radhiyallahu `Anhu, yang berkata, Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,

“Di antara sesuatu dari perkataan kenabian pertama yang diketahui manusia ialah, ‘Jika engkau tidak malu, silakan berbuat apasaja yang engkau inginkan’.” [Hadits Riwayat Bukhari]1

Petikan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, “Di antara sesuatu dari perkataan kenabian pertama yang diketahui manusia,” mengisyaratkan bahwa perkataan tersebut diriwayatkan dari para Nabi terdahulu. Manusia saling menyebarkannya sesama mereka, dan mewariskannya dari satu generasi kepada generasi lainnya. Ini menunjukkan bahwa kenabian-kenabian terdahulu datang membawa perkataan tersebut dan perkataan tersebut dikenal luas oleh manusia hingga sampai pada masa umat Islam.

Hadits ini memiliki dua penafsiran makna:
Continue reading

Leave a Comment

Filed under Islam

Experiencing The World

Tower of Belém, Portugal

Treasure Chest for You

Continue reading

1 Comment

Filed under Diary

2010 in review

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is on fire!.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 8,400 times in 2010. That’s about 20 full 747s.

 

In 2010, there were 4 new posts, growing the total archive of this blog to 71 posts. There was 1 picture uploaded, taking a total of 21kb.

The busiest day of the year was December 6th with 132 views. The most popular post that day was Sejarah di Bulan Muharram.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were search.conduit.com, facebook.com, jombangan.com, google.co.id, and start.facemoods.com.

Some visitors came searching, mostly for sejarah muharram, gambar lucu, qiroat sab’ah, anak lucu, and maksiat adalah.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Sejarah di Bulan Muharram January 2009

2

Ingin Anak yang Lucu July 2009
4 comments

3

Pengantar Qiro’at Sab`ah January 2009
7 comments

4

Maksiat dan Akibatnya January 2009
2 comments

5

Kuntum Bunga Idul Adha December 2009
2 comments

Leave a Comment

Filed under Umum

Bagaimana Puasa Syawal

Puasa Syawal adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Puasa ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal, boleh berturut-turut maupun tidak runtut, dengan niat puasa sunnah Syawal sebagaimana teknisnya puasa sunnah (boleh niat pada siang waktu dhuha).

Telah populer hadits tentang puasa Syawal:
“Siapa yang berpuasa penuh bulan Ramadhan lalu mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, itu seperti berpuasa setahun.” [HR Muslim]

Hikmah puasa Syawal antara lain ianya sebagai penyempurna bagi puasa Ramadhan sebelumnya, menjaga jikalau ada kekurangan dalam pelaksanaannya, mengingat amal-amal sunnah akan berperan sebagai pelengkap keparipurnaan amal-amal fardhu. Puasa Syawal juga merupakan tanda syukur atas nikmat Ramadhan yang telah lalu, karena bentuk syukur yang paling utama adalah dengan melakukan keta`atan. Kemudian, salah satu ciri diterimanya kebaikan adalah dihasilkannya kebaikan-kebaikan lanjutannya, sehingga salah satu tanda diterimanya amal Ramadhan adalah bahwa amal Ramadhan itu menghasilkan amal lanjutan yang dalam hal ini adalah ibadah sunnah puasa Syawal. Dan yang terpenting, menggiatkan ibadah sunnah membuktikan kecintaan pada Rasul serta akan mendatangkan kecintaan dari Allah, yang merupakan karunia terbesar, yang mana siapa yang Allah cintai maka juga akan dicintai oleh manusia dan makhluq seisi dunia.

Bagaimana melakukan puasa sunnah Syawal sedangkan ada kasus terdapat beban puasa qadha atau puasa utang di Ramadhan, misalnya karena selama Ramadhan ada hari-hari dalam kondisi sakit, haid, dan uzur lain yang menyebabkan tidak berpuasa. Situasi ini dapat dijabarkan: Continue reading

4 Comments

Filed under Islam

Pergi Semobil Berdua – Khalwat

Kemarin malam saya bersama dua teman datang ke satu komplek perumahan untuk mengisi tarawih dan ceramah disana. Ketika sampai, belum masuk waktu Isya’, jadi kami duduk-duduk di teras sambil menunggu. Waktu itu ada sebuah mobil datang (di dalam hanya ada pengemudinya, lelaki) lalu seorang wanita keluar dari sebuah rumah, masuk mobil, dan pergi berdua.

Seorang teman bilang, “Eh, bukannya tarawih malah pacaran.”
Teman yang lain menjawab, “Husnuzhon aja, barangkali mereka mau tarawih di masjid lain, itu lelakinya jemput si perempuan.”
Saya berpendapat, “Loh, kalau mereka bukan mahram, itu kan khalwat di mobil jadinya.” Continue reading

3 Comments

Filed under Islam

Do`a atas Kelahiran Anak

Merupakan atsar yang dinisbatkan kepada Husain bin `Ali r.a., bahwa beliau mengajarkan seseorang jika mendapati orang lain dikaruniai anak, agar mengucapkan selamat dengan do`a:

Barokallahu laka fil-mauhubi wasyakarta al-Wahib wabalagha asyuddahu waruziqta birrohu.

“Semoga keberkahan terlimpahkan kepadamu atas kelahiran ini. Bertambah syukurnya kepada Allah Yang Maha Pemberi karunia. Bisa melihatnya hingga dewasa. Dan dikaruniai kebaikan-kebaikannya serta keberbaktiannya.”

Dan orang yang diberi ucapan selamat itu menjawab:

Barokallahu laka wa baroka `alayka wa jazakallahu khayran wa rozaqokAllahu mitslahu wa ajzala tsawabaka.

“Semoga Allah memberkahimu, memberikan kebaikan kepadamu, memberimu balasan yang baik, memberi karunia seperti ini juga, dan menggandakan pahalamu.” Continue reading

Leave a Comment

Filed under Islam